MTsN 5 Sragen Raih Predikat Terbaik pada Lomba Adiwiyata dan Inovasi Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen 2025

MTsN 5 Sragen Raih Predikat Terbaik pada Lomba Adiwiyata dan Inovasi Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen 2025

MTsN 5 Sragen Raih Predikat Terbaik pada Lomba Adiwiyata dan Inovasi Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen 2025
Senin, 20 Oktober 2025


SRAGEN – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Sragen sukses mencatatkan prestasi prestisius dengan meraih Juara 1 Lomba Adiwiyata Kabupaten Tingkat SMP/MTs serta Juara 1 Lomba Inovasi Lingkungan Hidup. Pengumuman pemenang tersebut dilaksanakan secara resmi pada Rabu (15/10), menyusul rangkaian penilaian lapangan yang telah dilakukan serentak pada akhir Agustus 2025.

​Pencapaian ganda ini menjadi bukti nyata atas dedikasi serta komitmen berkelanjutan MTsN 5 Sragen dalam mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan ke dalam sistem pendidikan madrasah.

​Rincian Kompetisi dan Penghargaan

​Lomba Adiwiyata Kabupaten Sragen Tahun 2025 diikuti oleh total 47 institusi pendidikan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 27 sekolah berhasil meraih penghargaan tingkat kabupaten, sementara 20 sekolah lainnya mencapai tingkat provinsi. MTsN 5 Sragen tampil sebagai representasi gemilang dari Kementerian Agama dengan menyapu bersih podium utama pada dua kategori sekaligus.

​Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, dalam upacara seremonial yang bertempat di halaman SD Negeri Saradan 1, Sragen. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas kontribusi para pemenang terhadap agenda penghijauan daerah.

​"Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif. Setiap kontribusi kecil, seperti menanam satu pohon hari ini, adalah investasi manfaat bagi generasi mendatang," tegas Bupati Sigit Pamungkas.


​Perkembangan Program Adiwiyata di Sragen

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sragen, Rina Wijaya, melaporkan bahwa hingga tahun 2025, tercatat sebanyak 163 sekolah di Kabupaten Sragen telah menyandang predikat Adiwiyata. Sinergi antara DLH, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama menjadi kunci utama keberhasilan perluasan budaya ramah lingkungan di lingkungan sekolah dan madrasah.

​Implementasi Konsep Ekoteologi

​Keberhasilan MTsN 5 Sragen juga selaras dengan visi Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengenai konsep Ekoteologi. Program ini menekankan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari tanggung jawab spiritual dan bentuk ibadah. MTsN 5 Sragen dinilai berhasil mengimplementasikan nilai-nilai spiritual tersebut ke dalam aksi nyata pelestarian lingkungan.

​Pernyataan Kepala Madrasah

​Kepala MTsN 5 Sragen, Muhsin, menyampaikan rasa syukur mendalam atas pencapaian kolektif ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara tenaga pendidik, siswa yang tergabung dalam kader Adiwiyata, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

​"Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras keluarga besar madrasah dalam membangun budaya peduli lingkungan. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi demi mewujudkan lingkungan belajar yang bersih, hijau, dan edukatif," pungkasnya.


Belum ada Komentar untuk "MTsN 5 Sragen Raih Predikat Terbaik pada Lomba Adiwiyata dan Inovasi Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen 2025"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel